Rekayasa geoteknik bukan sekadar menghitung angka, melainkan memahami karakter alam untuk membangun peradaban yang kokoh.//Sistem AASHTO memandu klasifikasi tanah yang akurat, menjamin ketahanan fondasi infrastruktur jalan raya.
Parameter Gradasi & Plastisitas
INPUT_STATION
RUMUS GROUP INDEX (GI)AASHTO M 145
GI = (F-35)[0.2+0.005(LL-40)] + 0.01(F-15)(PI-10)
F = % Lolos Saringan No. 200
Jika F ≤ 35% (Granular), GI = 0
Kecuali subgrup A-2-6 & A-2-7 menggunakan bagian parsial PI saja.
TIPE MATERIAL UTAMAGRANULAR SOILS
AASHTO GROUPA-2-4
GI VALUE(0)
INDEKS PLASTISITAS (PI)9.0%
GRAFIK PLASTISITAS AASHTO INTERAKTIF
(LL: 30, PI: 9)
MATERIAL A-1 / A-3
Tanah berbutir kasar murni diklasifikasikan pada grup A-1 atau A-3.
Grafik batas-batas Atterberg umumnya dipakai mendefinisikan Sub-Grup A-2 dan Tanah Berbutir Halus (A-4 s/d A-7).
TERMINAL LOG KESIMPULAN AI
EXEC_SUCCESS
DESKRIPSI MATERIAL:-
SYARAT PENYARINGAN (% LOLOS):-
BATAS PLASTISITAS (LL & PI):-
PERHITUNGAN GROUP INDEX (GI):-
JARVIS AI Agent
TTS VOICE ENGINE
SENIN, 27 JULI 202600:00:00
ONLINE API
🤖 JARVIS AASHTO AI:
Halo **Pak Mohamad Hartadi**! Saya dapat membantu menjelaskan klasifikasi tanah AASHTO atau pencarian luar topik via Wikipedia & Google AI.
Gunakan tombol pintasan atau ketik pertanyaan langsung di kolom percakapan.
Suara Asisten SIRI AI
Pilih gaya suara pembaca otomatis (TTS) untuk respon percakapan.
AASHTO CLASSIFICATION GUIDE
Tipe Material
Grup
Lolos No.200 (F)
Liquid Limit (LL)
Plasticity Index (PI)
GRANULAR (F ≤ 35%)
A-1
≤ 25%
-
≤ 6
A-3
≤ 10%
-
NP (Non-Plastic)
A-2
≤ 35%
Tergantung Sub-grup
Tergantung Sub-grup
SILT-CLAY (F > 35%)
A-4
> 35%
≤ 40
≤ 10
A-5
> 35%
≥ 41
≤ 10
A-6
> 35%
≤ 40
≥ 11
A-7
> 35%
≥ 41
≥ 11
RISALAH METODOLOGI & ANALISIS AASHTO
Risalah Singkat Sistem AASHTO M 145
Sistem Klasifikasi Tanah **AASHTO (American Association of State Highway and Transportation Officials)** pertama kali dikembangkan oleh Highway Research Board pada tahun 1929 dan telah direvisi berulang kali (ASTM D3282 / AASHTO M 145). Sistem ini secara khusus dirancang untuk mengevaluasi kelayakan tanah sebagai bahan *subgrade*, *subbase*, dan *base* konstruksi jalan raya.
Metrik Analisis & Formula Matematis
1. Pembagian Utama Butiran (Persen Lolos No. 200 / F):
Granular Materials (≤ 35% Lolos No. 200): Grup A-1, A-2, A-3. Memiliki sifat drainase dan daya dukung yang baik.
Silt-Clay Materials (> 35% Lolos No. 200): Grup A-4, A-5, A-6, A-7. Cenderung peka air dan kompresibel.
Jika F ≤ 35%, maka GI = 0 (Kecuali subgrup A-2-6 & A-2-7 yang memakai bagian parsial PI: GI = 0.01(F - 15)(PI - 10)).
Nilai GI dilaporkan dalam bilangan bulat terdekat (misal: GI = 0, 1, 13, 29). Semakin tinggi GI, semakin buruk mutunya sebagai subgrade.
Poin-Poin Penting Evaluasi Lapangan
A-1-a & A-1-b: Campuran kerikil dan pasir bergradasi baik. Kualitas subgrade sangat istimewa.
A-3: Pasir halus pantai/gurun non-plastis. Butuh pemadatan khusus saat basah.
A-2-4 s/d A-2-7: Batuan granular dengan kandungan halus berlanau/berlempung.
A-7-5 vs A-7-6: Jika PI ≤ LL - 30 maka masuk A-7-5 (Lempung elastis). Jika PI > LL - 30 maka masuk A-7-6 (Lempung plastisitas tinggi berpotensi kembang-susut).